...

Kisah Sukses Reza Nurhilman Anak Bandung Penc

25 Oktober 2016 | 16:52:03 Oleh: Dinas KUMKM

Bisnis itu tidak mengenal usia, alasan, tempat atau dengan siapa yang menjalankannya. Bisnis adalah sesuatu yang bisa berkembang dan membawa kita kedalam kesuksesan ketika kita konsisten untuk melakukannya dan selalu memberikan inovasi yang unik serta mempunyai nilai komersil untuk bisa membuat orang tertarik.

Lelaki muda yang bernama Reza Nurhilman lahir di Bandung pada tanggal 29 September 1987 ini merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Mengenyam pendidikan di SMAN 2 Bandung mengatakan bahwa masa SMA nya menjadi momentum bersejarah yang telah menjadikan dia sebagai seorang pebisnis seperti sekarang ini.

Awal Kreasi Kripik Pedas Maicih

Anak muda pecinta musik rock Gun n’ Rose ini sangat menggemari vokalis dari band tersebut sehingga dia pernah dipanggil dengan sebutan nama “axl” nama tersebut diambil dari nama vokalis band favoritnya Axel Rose. Meskipun memiliki masa muda yang labil, hal tersebut tidak membuat anak muda yang satu ini tidak memiliki visi misi kedepan. Lulus SMA pada tahun 2005 tidak serta merta membuatnya langsung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hal pertama yang dilakukannya ialah mulai mengumpulkan uang terlebih dahulu dengan berjualan barang-barang elektronik.

Awal mula Reza merintis keripik pedas maicih ialah ketika dia diajak oleh salah satu temannya ke daerah Cimahi kemudian berkunjung ke tempat salah satu rumah nenek-nenek pembuat kripik pedas. Ketika dia mencicipi kripik tersebut rasanya enak, namun ia berfikir sayang sekali kalau keripik rasa enak tersebut tidak dipasarkan dalam jumlah yang besar, karena pasti akan bisa terjual habis di pasaran untuk konsumen pecinta pedas.

Pada saat itu Reza mengambil inisitif untuk menanyakan resep kripik tersebut, untungnya sang nenek pun memberitahukan resep pembuatan kripik tersebut kepada Reza. Awalnya hanya bermodal 15 juta ia mulai merintis usaha tersebut, langkah awalnya ia memproduksi sebanyak 50 buah dengan pilihan level 1-5 saja, caranya menjual pun hanya dilakukan dengan berjualan keliling saja.

Lama-kelamaan pemuda yang satu ini pun mulai untuk mengembangkan sayap usahanya yakni dengan memproduksi dalam jumlah yang lebih besar lagi dari yang sebelumnya yakni sebanyak 2000 per hari serta dengan varian pedas yang lebih ditingkatkan sampai level 10. Pemasaran yang dilakukan di beberapa wilayah membuatnya meraih omzet yang terbilang cukup besar yakni sebanyak 30 juta perhari.

Cara Pemasaran Kripik Maicih

Kelancaran dalam menjalankan usaha yang satu ini didapat oleh Reza karena tidak terlepas dari pengaruh meedia sosial, beberapa media yang digunakan Reza untuk melakukan promosi ialah Facebook danTwitter. Hematnya dia tidak membuka toko sehingga dapat mengurangi modal usahanya, dan dari media sosial tersebutlah dia memberitahu tempat jualan dari keripik maicihnya itu sehingga para calon konsumennya tahu dimana bisa menemukan kripik tersebut.

Beberapa keunikan yang dilakukan Reza ialah dengan memberikan beberapa sebutan seperti “emak” untuk pembuat keripik maicih dan “cucu” untuk para pembelinya. Adapun beberapa hal lain yang dilakukan oleh pemuda ini yakni memberikan pelatihan bisnis untuk mencetak jutawan baru, menerbitkan buku yang berjudul Revolusi Pedas dan beberapa hal lain yang membuat anak muda lainnya terinspirasi.